Rabu, 20 Juni 2012

KEUNGGULAN KEKURANGAN PAKAN APUNG DAN TENGGELAM

Dalam artikel saya kali ini akan membahas keunggulan pakan apung vs tenggelam, bukan hanya sekedar teori namun juga berdasarkan pengalaman dilapang. semua didunia ini pasti ada kelebihan dan kekurangan, tidak ada yang mutlak memiliki kelebihan, pastilah ada kekurangan, contoh analogi, sebuah produk mobil Humvee buatan amerika memiliki semua kelebihan untuk melintas berbagai medan, bahkan anti peluru, namun kekurangan pastinya boros sebab terlalu mengusung kelebihan tadi, dan harganya tidak ekonomis. Begitu pula di pakan ikan, banyak yang mulai berfikir pakan tenggelam itu jelek kerena banyak yang terbuang, ooo..tidak bisa, belum tentu. tergantung cara kita memberikan makan juga. untuk itu kita akan membahas apa saja kekurangan dan kelebihan dari kedua jenis pakan ini.

 
Pakan Apung, memiliki keunggulan karena pembuatannya membutuhkan proses pemasakan dengan tekanan tinggi agar terjadi rongga dalam pakan untuk udara sehingga pakan ikan bisa terapung, proses pemasakan ini juga membuat bahan yang terkandung lebih matang sehingga untuk bahan terutama bunkil kedelai yang mengandung bahan anti nutrien seperti inhibitortripsin yang menghambat kerja tripsin, lektin yang merusak sel darah merah, goitrogen yang menghambat pemasukan iodin oleh kelenjar tiroid dan beberapa zat anti nutrisi lain (Herry, 2008) yang cara menghilangkan atau menghambatnya membutuhkan pemanasan yang lebih seperti pada pembuatan pelet apung. Hal itu berdampak pada kecernaan ikan yang akan lebih baik sehingga penyerapan nutrisi lebih optimal sehingga FCR baik.

Pakan yang terapung memudahkan pemberi ransum ikan untuk melihat pakan termakan atau tidak sehingga meminimalisir pakan yang terbuang di perairan. Pakan yang terbuang dapat menyebabkan kualitas air menurun yang dapat membahayakan ikan peliharaan kita dan lingkungan budidaya. ingat walaupun sudah terbentuk feeding program, ikan juga makhluk hidup seperti manusia, kondisi lingkungan juga dapat mempengaruhi nafsu makannya. jadi sebaiknya tetap memantau ikan waktu makan merupakan hal yang penting, hentikan pemberian pakan ketika 80% ikan tidak lagi berkumpul berebut makanan. Tambahan lagi karena sifatnya terapung dan meyebar, sehingga ukuran ikan panen akan lebih merata karena ikan akan mendapatkan porsi yang merata.

Karena prosesnya pembuatannya lebih sederhana, pakan tenggelam memiliki harga jual yang lebih rendah dari pakan terapung, harga ini yang sangat berpengaruh pada keuntungan yang nantinya didapat, namun kelemahannya walaupun harga lebih murah namun jika FCR nya lebih jelek karena zat anti nutrien yang masih aktiv setelah pemasakan, malah akan mengurangi margin keuntungan saat panen. namun dilapang ditemukan fakta dari kesaksian petani, pakan apung memang ikan akan terlihat lebih baik, seragam ukuran, namun faktanya ikan yang dihasilkan bobotnya kurang untuk ukuran yang sama dari ikan yang diberikan pakan tenggelam, ikan yang diberi pakan tenggelam akan terlihat lebih kecil ukurannya namun ketika ditimbang beratnya lebih berat (anthep; bahasa jawa). semua itu dapat disiasati, seperti pengalaman beberapa petani, ikannya diberikan pakan apung dari kecil, karena pertumbuhan bagus dan seragam, namun apabila 1 bulan menjelang panen mulai diberikan pakan tenggelam untuk meningkatkan bobotnya. selain itu ada yang mensiasati dengan menambahkan multivitamin pada pakan tenggelam dan pemberian makan menggunakan corong yang dapat di stel bukaan keluaran pakannaya, stelan menggunakan stelan senar gitar sehingga tinggal mengendurkan stelan agar pakan banyak yang keluar atau sebaliknya. kapan-kapan detail desain akan disajikan dalam artikel tersendiri. desain oleh Bp.Sufiyani-Alabio-kalsel.
desain alat pemberian pakan otomatis tanpa mesin
bukaan corong pakan dapat di stel
Pakan apung menurut beberapa petani ikan juga berbahaya apabila pemberian terlalu banyak, terutama pada ikan mas yang terkenal rakus. Setelah termakan, butiran pakan akan mengembang sampai 2 kali lipat karena penyerapan air olek butiran pakan, jika perut terlalu penuh akan mempengaruhi pernafasan ikan yang dapat menyebabkan kematian.

inilah kekurangan dan kelebihan pakan apung dan tenggelam ;
pakan apung dan tenggelam

Keunggulan ;
Pakan Apung
  • pemasakan sempurna, zat anti nutrisi dapat terdegradasi
  • FCR akan lebih baik karena pakan yang dimasak sempurna mengoptimalkan kecernaan ikan
  • pakan tersebar sempurna sehingga ukuran ikan pada saat panen lebih merata
  • dapat dikontrol pemberiannya karena sifatnya yang terapung sehingga jika ikan sudah kenyang dan tidak mau makan lagi pemberi pakan dapat melihat dan menghentikan pemberian pakan serta butiran tidak gampang hancur bila terendam air
  • hal diatas berdampak ke efisiensi pemberian pakan dan pengurangan limbah sisa pakan
Pakan Tenggelam
  • lebih murah karena proses pembuatan lebih sederhana
  • ikan akan berat bobot dari ukuran yang sama dengan ikan yang diberi pakan tenggelam (perlu penelitian ilmiah lebih lanjut)
  • lebih ringkas penyimpanan, perbandingan 1 sak besar pakan tenggelam = 50kg dan dengan sak yang sama pakan apung 1 sak besar = 30 kg
Kekurangan ;
Pakan Apung
  • lebih mahal
  • dapat menyebabkan kematian jika pemberian berlebihan (terutama ikan mas)
  • ikan akan ringan bobot dari ukuran yang sama dengan ikan yang diberi pakan tenggelam (perlu penelitian ilmiah lebih lanjut)
  • penyimpanan kurang ringkas
Pakan tenggelam
  • gampang hancur bila terendam air sehingga efisiensi pemberian pakan berkurang
  • pencemaran lingkungan jika banyak butiran hancur yang tidak termakan di dasar kolam
  • jika pemberian pakan kurang telaten, ukuran ikan saat panen akan tidak seragam
  • kemungkinan masih terdapat zat antinutrisi karena proses pemasakan yang mengurangi penyerapan bahan pakan oleh tubuh dan 
  • FCR bisa lebih besar dari pemberian pakan apung
Aquatropica Indonesia,
Yoppie Agustian

DAFTAR PUSTAKA

Herry, 2008. Pengenalan Bahan Baku Pakan Ikan. Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar Sukabumi (BBPBAT Sukabumi). Jawa Barat

DAFTAR GAMBAR

Pelet Lele Tenggelam dan Apung didownload dari http://www.dzakizakiamali.com/2011/06/pelet-lele-tenggelam-dan-apung.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar